Tips Mencegah Anak Jatuh Sakit Saat Musim Hujan
Arifin
Terdapat sejumlah tips untuk mencegah anak jatuh sakit saat musim hujan tiba. Orang tua perlu membiasakan anak-anaknya dengan pola hidup bersih serta memahami pentingnya vaksinasi.
Ketika musim hujan anak menjadi salah satu kelompok yang rentan terkena penyakit. Sejumlah penyakit tersebut, yaitu infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) berupa batuk dan pilek, pneumonia, demam berdarah, diare, hepatitis A, leptospirosis, penyakit kulit, termasuk flu Singapura.
Penyakit tersebut bisa dicegah dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah bermain.

Anak juga perlu diajarkan untuk menghindari paparan langsung faktor risiko yang menyebabkan penyakit. Misalnya, menjauhi kerumunan atau tempat yang berisiko tinggi penyebaran penyakit seperti flu dan ISPA atau menutup mulut saat batuk atau bersin, serta menggunakan masker bila sedang kurang sehat.
Bagi anak yang gemar bermain hujan-hujanan, pastikan anak mandi untuk menghindari risiko masuk angin atau infeksi kulit.
Untuk pakaian, anak dianjurkan untuk memakai pakaian hangat seperti jaket, kaus kaki, dan sepatu saat suhu udara lebih dingin di musim hujan. Jas hujan dan payung harus siap sedia dalam tas agar anak terlindungi dari hujan.
Dari sisi lingkungan, ayah-bunda diharapkan turut menjaga kebersihan lingkungan dengan menciptakan suasana rumah yang bebas lalat, nyamuk, dan tikus.
Jika ada genangan air, segera buang air tersebut sehingga tidak ada tempat bagi nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah/dengue untuk berkembang biak. Pastikan rumah tetap bersih dan kering, bersihkan saluran air dan hindari tempat lembab yang dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.
Adapun konsumsi makanan yang bisa mencukupi asupan nutrisi saat musim hujan, Orang tua bisa memberikan makanan bergizi seperti sayur, buah, protein, dan karbohidrat untuk memperkuat daya tahan tubuh anak. Pastikan anak cukup minum air putih agar tidak dehidrasi meskipun cuaca dingin.
Tips selanjutnya yaitu konsultasikan kondisi kesehatan anak secara rutin ke dokter, sebagai langkah deteksi dini dan mencegah adanya keparahan penyakit. Segera konsultasikan dengan dokter bila anak menunjukkan gejala penyakit seperti demam berkepanjangan, lemas, atau muntah-muntah.
Sumber: Antara