Pentingnya Info Detail Dalam Cerita Novel 

December 16, 2024
fakta menarik

Arifin

Membuat cerita pendek maupun novel, beberapa info detail dapat dimasukkan ke dalam kisah. Info detail itu memperkukuh dunia dalam cerita, serta menebalkan karakter yang ada.

Dengan info detail, pembaca seakan tergambarkan dengan presisi dunia yang dialami. Itulah kiranya riset dapat menjadi kunci. Bagaimana menghadirkan info detail yang tepat.

Penulis dengan demikian dapat mengumpulkan informasi, serta mengalami langsung sensasi seperti yang dialami tokoh dalam cerita. Seperti misalnya pada pembuatan novel Aroma Karsa, di mana karakternya Jati Wesi merupakan peracik parfum. Maka penulisnya Dewi Lestari untuk memberikan info detail, tepat, presisi, ikut mengalami dengan mengikuti kursus membuat parfum.

Info detail dalam cerita memang dapat berasal dari pengalaman yang dialami penulisnya. Bagaimana kiranya bila hal ihwal tak dialami oleh penulisnya? Maka penulis dapat melakukan riset, kerja jurnalistik, seperti misalnya melakukan wawancara kepada sosok-sosok yang mengalami, atau yang mendalami bidang tertentu.

Leila Chudori misalnya, pada novel Laut Bercerita, memiliki sejumlah narasumber yang merupakan korban dari era pemerintahan Orde Baru. Simak pula sejumlah novel dari penulis Ika Natassa pada ucapan terima kasihnya turut menyertakan orang-orang yang profesinya identik dengan para karakter-karakter ceritanya.

Dengan memberikan info detail, pembaca dapat “tergambarkan” kira-kira apa yang ada di kepala penulis serta apa yang dimaksudkan. Bagi pembuat cerita, apa yang dapat dilakukan untuk membiasakan memberikan info detail dalam karya? Seseorang dapat menggunakan panca indranya dalam keseharian. Dengan mindful menggunakan panca indra, maka seseorang terbiasa mengamati. Mengamati poin-poin inti serta sejumlah hal pelengkapnya.

Memiliki data yang lebih banyak akan memudahkan untuk menyortirnya kemudian. Ibaratnya berburu, maka ambillah buruan sebanyak-banyaknya. Perihal meramu nanti dapat disesuaikan bahan mana yang pas dalam cerita. Salah satu cara berburu data dengan melakukan pengamatan langsung.

Memiliki pembaca di karya yang masih tingkat awal juga dapat menjadi cara. Dengan begitu terdapat feedback, misalnya kurang tergambarkan generasi Z dari karya yang dibuat. Bila mendapatkan masukan seperti itu, maka dapat menambah lagi kekurangan-kekurangan dari penulisan sebelumnya ataupun melakukan riset lagi.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd