Permainan 64 Kotak
Arifin

Ia ingat saat-saat itu
Kali pertama mempelajari catur
Permainan 64 kotak
Hitam-Putih
Dari dasar-dasar ia melangkah
Dicaplok
Dipereteli
Atau bingung darimana membongkar “benteng” pertahanan macam begini
Jebakan-jebakan
Menyantap, lalu digulung dengan 1,2,3 langkah
Dari ayahnya ia belajar, awal-awal catur
Lalu, ia mengasah, melatih dirinya
Menghadapi rupa-rupa orang
Di antara kopi, kepul asap rokok
Di pinggir jalan, di kedai-kedai
Di taman, orang-orang bermain catur mengisi waktu, melatih tarung
Bermain catur adalah permainan waktu
Catur cepat
Catur simultan
Dengan waktu yang ada memainkan langkah
Mengimajinasikan 1,2,3 langkah ke depan
Menangkal ancaman
Merencanakan serangan
Ia baca buku-buku itu, tentang catur
Mempelajari duel yang sudah-sudah
Menganalisa
Membayangkan di kepala
Ia mengulang-ulang pertandingan kelas dunia yang sudah-sudah
Laga-laga yang pernah dijalaninya
Seandainya ia mengambil langkah ini, bukan itu
Celah-celah dalam rencana dan pelaksanaan
Tipu daya yang terbaca
Pengorbanan ster yang sia-sia
Ya, bermain catur adalah siap mengorbankan, siap kehilangan
Bidak penting, area genting
Sejauh apapun perjalanan kakinya, ia merindu dan menyempatkan untuk bermain catur dengan siapa saja
Ia suka langkah-langkah tak terduga
Langkah gegabah
Langkah di luar cara biasa
Catur adalah caranya untuk menyapa
Menyapa ke dalam kepala
Menerka bagaimana otak bekerja