Dapatkah Anda Membaca Peta Fisik? 

January 16, 2025
fakta menarik

Arifin

Kemajuan teknologi dapat mempermudah berbagai perkara. Di antaranya ketika dalam perjalanan, dengan perangkat teknologi, langkah demi langkah yang ditempuh, seperti lurus-belok-putar balik, dan lain-lain, diarahkan secara presisi.

Berbilang tahunan yang lalu, untuk menuju suatu daerah, salah satu “kompasnya” adalah peta fisik. Saya pribadi masih mengingat, ketika kami sekeluarga bervakansi, peta fisik merupakan benda yang selalu dibawa. Bapak saya mempelajari peta tersebut sebelumnya, untuk kemudian menjadi “kompas” arah mana yang akan ditempuh, jalan mana yang dituju.

Peta fisik merupakan peta yang menggambarkan keadaan suatu tempat. Peta fisik menggunakan simbol-simbol, di antaranya untuk menunjukkan lokasi bentang alam.

Masih dalam mode ingatan nostalgia, sekalipun berbekal peta fisik tersebut, kami sekeluarga kerap bertanya tentang arah kepada penduduk sekitar yang dijumpai. Ada keseruan tersendiri ketika tanya jawab itu, seperti malah tambah tersasar, ada yang dengan ramah serta presisi menjelaskan, dijelaskan dengan bahasa daerah, dan ragam pengalaman lainnya. Di samping itu, kami jadi berinteraksi dengan warga sekitar yang wilayahnya dilewati.

Lalu, suatu waktu saya berkesempatan bertanya kepada pembina Pramuka. Saya menanyakan dengan berbagai perangkat teknologi, kecanggihannya, masihkah relevan mempelajari berbagai keterampilan hidup yang dididik Pramuka? Pembina Pramuka tersebut menjawab masih relevan mempelajari keterampilan-keterampilan hidup tersebut, karena teknologi pun memiliki keterbatasan. Ia mencontohkan bisa alatnya rusak, batere habis, serta ragam penyebab yang membuat teknologi tak bisa digunakan.

Lantas, bila tanpa teknologi itu, serta tak memiliki keterampilan yang diperlukan, akan menjadi sulitlah. Kita seperti lumpuh jika teknologi canggih tidak bisa kita akses.

Teknologi memang dapat mempermudah, namun siapkan pula keterampilan yang melekat pada diri. Upayakan pula untuk melatih diri terbiasa tanpa teknologi canggih. Pelajari keterampilan-keterampilan hidup yang membuat lebih lekat dengan diri serta alam.

Untuk arah misalnya, menggunakan ingatan, metode menandai dengan bangunan tertentu. Melatih tubuh dengan keterampilan hidup yang dibutuhkan, membaca pertanda alam. Adapun tentang arah juga dapat menjadi medium berinteraksi, berkomunikasi, serta mengukuhkan kalimat: malu bertanya, sesat di jalan.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd