Berpikir Sambil Jalan 

February 6, 2025
fakta menarik

Arifin

Terkadang dalam hidup bisa menjadi begitu overthinking (lewah pikir). Berpikir dengan asumsi, prediksi yang berlebihan. Memang penting melakukan asumsi, prediksi, mempertimbangkan sebelum bertindak. Namun, di sisi lain, terlampau overthinking juga dapat menjadi penghambat, pengganjal untuk memulai ataupun melakukan sesuatu.

Adakah Anda pernah mengalami hal-hal yang ternyata ketika dijalani lebih mudah dari yang diperkirakan? Adakah Anda pernah mengalami hal-hal yang ternyata ketika dijalani ternyata tidak seperti asumsi sulit yang semula diperkirakan?

Asumsi, prediksi, pertimbangan, memang perlu, namun juga bisa disisipkan bahwa manusia memiliki kemampuan beradaptasi, akal untuk survive, berupaya menghadapi hambatan di perjalanan. Dengan menyertakan sejumlah sisipan ide tersebut, terpantik bahwa berpikir sambil jalan dapat dilakukan. Berpikir akan senantiasa menyertai. Baik sejak dari perencanaan, ketika dilakukan, serta dalam evaluasi.

Ketika telah melangkah, berjalan, maka segala yang kurang dapat dilengkapi kemudian. Ambil contoh ketika menulis, perencanaan dilakukan, seperti apa saja yang mau dituliskan. Lalu, ketika menuliskan, bisa jadi ditemui di tengah jalan ada data yang kurang, ada logika yang tak sesuai, maka hal tersebut dapat dilengkapi sembari mengerjakan penulisan. Menulis tak hanya berhenti pada rencana awal, bahan-bahan, riset-riset, peta pikiran, melainkan dengan mengerjakannya, terjun menuliskannya.

Berpikir sambil jalan dilakukan, karena sejatinya hambatan akan muncul tiap waktu. Maka diperlukan solusi kontekstual. Solusi untuk menghadapi masalah yang muncul kekinian.

Sementara itu, secara harfiah, ketika sedang habis ide, buntu, maka dapat dipertimbangkan untuk berjalan kaki. Berjalan, tak hanya baik untuk kesehatan fisik, melainkan juga bagi mental dan pikiran. Maka pertimbangkan ketika stuck, untuk mengambil jeda dengan berjalan kaki. Jalan kaki mampu meningkatkan suasana hati karena bisa menurunkan pelepasan hormon stres, yaitu hormon kortisol dari dalam tubuh.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd