Menulis Dan Bicara Yang Dapat Diawali Tanpa Tema
Arifin
Keterampilan yang Anda kuasai kini bisa jadi merupakan hal-hal yang telah dilatih, diupayakan sejak kecil. Kemampuan bercerita, baik lisan, maupun tulisan, bisa jadi diawali jauh-jauh hari dengan kebiasaan melakukannya tanpa tema.
Untuk lisan, bisa jadi terbiasa bercerita tentang apa saja. Hal-hal yang dialami pada diri, hal yang terpantik karena terkait panca indra, hal yang di pikiran dan diimajinasikan. Bercerita kepada orang yang telah dikenal maupun orang yang baru dikenal. Alhasil kelenturan tutur sesungguhnya telah dilatih.
Untuk tulisan, bisa jadi menuangkan di jurnal. Apa saja yang dialami dituliskan, terbiasa mengartikulasikannya dalam tulisan.

Barulah di umur tertentu, belajar mengenai struktur, entah itu lisan maupun tulisan. Bagaimana menarik pendengar sejak menit awal, tips mempertahankan konsentrasi pendengar, pentingnya gestur penutur, dan lain-lain. Pun dengan tulisan, belajar tentang diksi, plot, kalimat efektif, tata bahasa.
Lalu, berusaha mengerucutkan pada tema tertentu, baik lisan maupun tulisan. Di situlah levelnya lebih rumit, karena memilah memilih mana yang sesuai dengan tema.
Lantas, bagaimanakah bagi orang yang belum terbiasa, belum cukup melatih dirinya secara lisan dan tulisan? Maka membiasakannya, melatihnya terus-menerus dapat menjadi cara. Akrabkan diri secara lisan, tulisan. Perbanyak uji coba. Lakukan pembicaraan tanpa tema, menulis tanpa tema. Hal-hal tersebut sebagai cara untuk membiasakan.
Penulis Dewi Lestari menyarankan, “Perbanyak uji coba sajalah dulu. Jangan sampai segala macam aturan malah menghambatmu untuk memulai karena takut salah. Semakin sering kamu menulis, kamu akan paham dan peka apa saja yang menjadi kesulitan dan tantangan dalam prosesnya.”
Seseorang yang piawai dalam menggunakan lisan, maupun menulis, ada proses panjang di belakangnya yang melibatkan jam-jam pelatihan. Pelatihan yang baik disadari ataupun tidak. Kesadaran mengenai berproses ini yang dapat menjadi motivasi, pengingat untuk mereka yang mengupayakan keahlian tersebut.