Buntu Menulis? Menulis Bebas Dan Sekali Duduk Mungkin Solusinya 

February 18, 2025
Tips

Arifin

Menulis tak selamanya aman sentosa, lancar jaya. Berbagai hambatan, tantangan, lazim terjadi. Hal tersebut lumrah. Yang perlu dipikirkan adalah memperbanyak opsi ketika kebuntuan itu tiba, apa-apa saja yang bisa diupayakan.

Salah satu opsi yang bisa ditempuh adalah dengan menulis bebas (free writing). Pada dasarnya, menulis bebas yakni menulis tanpa memikirkan apa pun, termasuk kepaduan wacana, keefektifan kalimat, dan kerapian ejaan. Tuangkan apa pun yang ada di benak dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Biasanya, waktu yang diberikan ialah 10 menit.

Menulis bebas merupakan menulis tanpa banyak berpikir. Faedah yang bisa didapat yakni melenturkan otot menulis, melancarkan apa saja yang ada di pikiran, serta terdapat hasil yang terlihat.

Dampak dari menulis bebas dapat merembet pada penulisan yang lebih serius dan terkonsep. Di samping itu, menulis bebas juga dapat metode untuk berkreativitas, berkarya pula. Bebaskan menulis apa saja yang di pikiran selama 10 menit, lalu barulah gunakan “kepala” Anda untuk memilah, memilih, memperbaiki. Paling tidak ada bekal awal sesuatu yang telah dikerjakan, dapat diperbaiki serta dikembangkan.

Ketika sedang buntu menulis, opsi yang juga dapat ditempuh adalah menulis sekali duduk. Cobalah membuat sesuatu dalam sekali duduk. Bisa karya tulis lainnya, dapat pula mencoba sekuat upaya dari hal yang sedang buntu tersebut. Membuat karya tulis lain, dapat menjadi pemantik, untuk kembali lagi ke tulisan yang buntu. Di samping itu ada tambahan kepercayaan diri telah merampungkan sesuatu.

Sedangkan mencoba sekuat upaya pada sekali duduk menghadapi tulisan yang buntu, adalah usaha dengan tenggat tertentu. Bila dalam sekali duduk masih buntu-buntu pula, Anda dapat beralih pada cara lain. Sedangkan bila berhasil – terkadang memang perlu langsung dihadapi, ditekuni, kebuntuan pun bisa pelan-pelan terurai.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd