Tips Mengonsumsi Kopi Selama Bulan Puasa

February 28, 2025
Tips

Arifin

Baiknya tidak mengonsumsi kopi dalam jumlah yang berlebihan selama menjalankan ibadah puasa karena dampak kafein yang bisa memengaruhi kesehatan serta aktivitas sehari-hari.

Kopi memiliki efek samping. Yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah jumlah kafeinnya. Bila jumlah kafeinnya semakin besar, dari sisi kesehatan dampaknya semakin besar pula.

Setiap orang mempunyai resistensi yang berbeda-beda terhadap dampak kafein kopi, sehingga kesanggupan tiap orang harus diperiksa terlebih dahulu agar bisa mengurangi efek samping yang tidak diinginkan.

Salah satunya adalah terbukanya mulut usus akibat jumlah kafein yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh. Mulut usus yang terbuka membuat semua makanan atau zat lain lebih mudah masuk dan akhirnya menyebabkan perut menjadi kembung atau menimbulkan rasa tidak nyaman.

Di samping itu pelajari pula jenis kopi. Arabica dan Robusta misalnya, diketahui Robusta memiliki jumlah kafein tiga kali lipat lebih tinggi dibanding Arabica. Jadi misalnya kita sudah ukur jatah kita sanggup tiga kali sehari, kalau minumnya Robusta ya sudah satu kali saja karena hitungannya sudah sama dengan tiga kali minum kopi.

Dampak lain yang perlu diwaspadai dari efek kebanyakan kafein adalah munculnya rasa kecanduan. Kopi memiliki semacam sifat yang sama dengan obat karena bisa menimbulkan adiksi.

Akibatnya, orang yang banyak meminum kopi bakal sulit tidur dan mengalami lonjakan energi setidaknya selama enam jam ke depan.

Maka dari itu, sebaiknya selama berpuasa lebih baik meminum kopi dalam takaran yang tidak terlalu banyak dan meminumnya dua jam setelah berbuka atau sebelum waktu sahur berakhir.

Paling baik sebenarnya diminum di pagi hari, supaya energinya naik, itu dapat digunakan kalau misalnya puasa ya sebelum sahur, karena biasanya banyak yang tidak tidur setelah sahur. Mekanisme kerja kafein itu enam jam kira-kira, jadi sehabis minum, energinya dipacu selama enam jam.

Sumber: Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd