Cermat Berolahraga Di Bulan Puasa
Arifin
Selama bulan puasa olahraga tetap diperlukan tubuh baik itu melatih kardio atau latihan beban serta latihan fleksibiliti. Untuk latihan fleksibiliti melalui latihan stretching lazimnya tidak terlalu capek, artinya tidak terlalu berat secara intensitas juga tidak membuat dehidrasi. Namun yang patut diperhatikan adalah latihan kardio dan latihan beban.
Selama bulan puasa, terdapat beberapa pilihan waktu yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan latihan yakni pagi setelah sahur, sebelum berbuka, setelah berbuka.

Melakukan olahraga setelah sahur memiliki kelebihan yaitu cadangan energi dan cairan tubuh masih banyak, namun perlu hati-hati saat memilih olahraga yang sifatnya banyak berkeringat pasalnya ini akan menjadi bumerang bagi tubuh.
Sehingga bila akan olahraga pagi, sebaiknya melakukan olahraga dengan trik agar tidak banyak berkeringat misalnya olahraga di tempat yang berpendingin udara, dengan pakaian tipis sehingga keringat yang keluar tidak berlebih serta tidak rawan dehidrasi hingga sore.
Sedangkan jika akan melakukan olahraga sebelum berbuka puasa, dapat memilih latihan yang ringan yang tidak banyak membutuhkan gula sehingga setelahnya dapat menggunakan lemak sebagai sumber tenaga.
Sementara itu, olahraga setelah berbuka puasa, harus mempertimbangkan pula waktu untuk beribadah, apakah akan beribadah di masjid atau tidak, sehingga durasi olahraga menjadi pertimbangan lain.
Sedangkan jika melakukan olahraga setelah ibadah salat tarawih, pertimbangkan faktor waktu tidur serta keperluan untuk sahur nanti.
Sumber: Antara