Mendalami Karakter Seseorang Lewat Makan Bersama

March 5, 2025
fakta menarik

Arifin

Pada serial House of Ninjas salah satu bagian yang menurut saya memorable yakni ketika Haru Tawara dan Karen Ito makan bersama di restoran gyudon. Haru dan Karen memiliki menu favorit masing-masing. Haru menyantap gyudon dengan ekstra kaldu, perei, telur mentah, sedangkan Karen mengonsumsi gyudon porsi besar dengan kimci. Begitu terus-menerus menu yang mereka makan di bawah atap tempat makan tersebut.

Pada satu kesempatan, mereka pun saling mencicipi menu. Haru mencoba gyudon porsi besar dengan kimci, Karen mencoba gyudon dengan ekstra kaldu, perei, telur mentah. Dalam ceritanya, terungkap memang Karen Ito telah “mengincar” Haru. Karen sang jurnalis investigatif sedang mencari tahu organisasi yang berada di balik peristiwa-peristiwa besar. Penelusurannya mengarah di antaranya pada Haru. Dan Karen menggunakan jalan “pendekatan” lewat makan di tempat yang biasa disinggahi Haru.

Makan bersama dapat menjadi saling mengenal tentang menu favorit masing-masing. Hal tersebut pada film 5 cm, ditunjukkan lewat ingatan presisi Riani ketika memesan makanan untuk teman-temannya. Di samping itu, sobat Riani juga tahu kebiasaan Riani untuk mencicipi kuah mi instan.

Ingatan terhadap “menu rutin” juga ditunjukkan pada cerita pendek Surat Cinta di Botol Kaca dari buku Tanpa Rencana, ketika karakter Tinus telah memesankan cappuccino dan omelet putih telur untuk Sofia.

Sementara itu, dalam konteks kehidupan, “menu rutin” memang benar kejadian. Mungkin Anda mengingat “menu rutin” dari pasangan ataupun teman. Hal tersebut juga menunjukkan preferensi dari seseorang, seperti misalnya kesukaan terhadap sayuran serta gaya hidup sehat, ataupun memiliki takaran tertentu.

Di samping itu, makan bersama memang dapat menjadi cara untuk mengenal seseorang. Makan bersama dapat menjadi pintu masuk untuk percakapan. Cerita dapat lebih mengalir dengan latar makan-makan.

Makan bersama dapat menjadi cara untuk mengenal seseorang – dari situ dapat tahu bagaimana memperlakukan orang lain. Dikarenakan ketika makan, memungkinkan untuk berinteraksi dengan pelayan, koki; maka bisa melakukan pengamatan tentang tingkah polah.

Makan bersama juga dapat mengamati bagaimana seseorang menghadapi situasi menunggu. Baik itu menunggu mendapatkan meja makan, menunggu makanan yang sedang disiapkan. Poin kesabaran dapat menjadi uji petik pada pengenalan karakter.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd