Tips Merawat Kulit Selama Berpuasa
Arifin
Perubahan pola makan dan konsumsi air selama berpuasa dapat berpengaruh pada kondisi kulit, berpeluang menyebabkan kulit kering dan kusam serta memicu munculnya jerawat.
Penurunan asupan cairan selama berpuasa dapat membuat kulit kehilangan kelembaban. Karena tubuh tidak menerima air selama berjam-jam, kulit bisa menjadi kering, bersisik, teriritasi, dan kusam.

Selama berpuasa kulit bisa menjadi kencang, kasar, dan berbercak karena dehidrasi. Kulit yang mengalami dehidrasi tidak memiliki elastisitas dan kilau yang sehat, sehingga tampak kusam dan tidak lembab.
Garis-garis halus dan kerutan yang ada pada kulit dapat menjadi lebih menonjol karena dehidrasi selama berpuasa.
Perubahan pola makan yang tiba-tiba, berkurangnya detoksifikasi, dan dehidrasi juga bisa memicu munculnya jerawat dan iritasi pada kulit.
Guna mencegah masalah kulit selama berpuasa, penting untuk menerapkan rutinitas perawatan untuk melindungi kulit dari dampak dehidrasi.
Disarankan beberapa rutinitas perawatan untuk mencegah masalah kulit selama berpuasa.
Sebaiknya minum banyak air selama jam-jam tidak berpuasa untuk menjaga kulit tetap terhidrasi serta makan buah-buahan dengan kandungan air tinggi seperti semangka saat berbuka puasa maupun sahur.
Selain itu, sebaiknya mencuci wajah menggunakan pembersih yang bisa menghidrasi kulit dan menghindari produk pembersih dengan kandungan bahan kimia yang dapat menyebabkan kulit kering.
Sebaiknya menggunakan pelembab dengan kandungan asam hialuronat, lidah buaya, atau gliserin untuk membantu melembabkan kulit.
Penggunaan minyak wajah atau serum ringan sebelum tidur, juga bisa membantu menjaga kelembaban kulit.
Pada siang hari, tabir surya dengan SPF lebih dari 50 bisa digunakan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Sumber: Hindustan Times, Antara