Perlukah Kata Diucapkan?
Arifin
Film Flow di mana para karakternya merupakan sejumlah hewan seperti kucing hitam, anjing, kapibara, lemur, burung, memantik sisi lain dari komunikasi. Bahwa kita pun dapat mengerti apa yang dimaksudkan para hewan tersebut, praktis tanpa kata yang terucap. Visual, suara musik latar, ekspresi, menjadi bahasa dan jembatan komunikasi yang membawa pesan.
Mungkin Anda pernah mengalami perihal berbincang dengan kata yang sama-sama tidak dimengerti. Hal itu mungkin terjadi dengan orang berbeda negara, yang terkendala bahasa. Namun, komunikasi dasar tetap dapat terjadi dengan bahasa tubuh, ekspresi.

Sementara itu, kita juga mengenal pantomim yang merupakan pertunjukan drama tanpa kata-kata yang dimainkan dengan gerak dan ekspresi wajah (biasanya diiringi musik).
Lalu juga bila menilik sejarah, terdapat film bisu. Film bisu menyampaikan narasi dan emosi secara visual, berbagai elemen plot (seperti latar atau era) atau kunci utama dialog dapat disampaikan dengan menggunakan kartu judul.
Masih terkait film dan kata-kata, simak pula bagaimana tunarungu menikmati film di bioskop. Tunarungu diartikan tidak dapat mendengar; tuli. Tunarungu bisa menikmati film dengan berbagai cara, seperti membaca subtitle, menonton film dengan teks terbuka, atau didampingi sukarelawan yang menceritakan adegan nondialog.
Dalam ranah kreativitas dan karya, kata-kata memang dapat disubtitusi dengan berbagai cara. Di antaranya dengan bahasa visual yang menggambarkan hal-hal yang dimaksud. Contoh lainnya pada pembuatan video, dapat menggunakan ikon yang telah dikenal publik, tabel, sehingga dapat selektif menggunakan kata hanya di titik-titik tertentu.
Sementara itu, pakar bahasa Ivan Lanin mengungkap bagaimana kita memahami makna bukan hanya dari kata-kata yang diucapkan, melainkan juga dari konteks, ekspresi wajah, dan hubungan sosial. Makna menurutnya bukan hanya berasal dari bunyi, melainkan juga dari hubungan antarpenutur, dari intonasi, serta dari situasi yang melingkupinya.
Di samping itu terdapat hal yang tersirat, sesuatu yang tidak dikatakan dengan benderang melalui kata-kata. Namun, dapat terdeteksi dari ekspresi, gestur.