Hari Ini Saatnya Bermain
Arifin
Dari berbagai penjuru kota, anak-anak berdatangan ke taman
Taman di mana mereka dapat bermain, berlari, berbicara, dengan lebih setara dan merdeka
Taman yang lapang
Melapangkan pandangan yang biasanya pampat dalam ruang atau sebatas jarak genggam
Anak-anak datang dengan wajah gembira
Hari ini saatnya bermain
Berlari
Meloncat
Membeku
Jongkok
Berstrategi
Soliter dan menemukan kawan
Mereka bersepakat untuk main apa saja
Gundu, kelereng
Lihatlah mata dan tangan mereka
Bunyi kelereng ketika beradu
Atau pekik kecewa ketika meleset, melesat saja
Di kantong, berapa banyak kelereng yang tersisa?
Mereka bermain lagi dan lagi
Hingga tandas kelereng dari genggaman
Sesekali mereka bernyanyi
Menari
Membuat lingkaran
Berputar
Nyanyi dengan keriaan
& tawa yang mengisi ruang-ruang udara
Di taman, tapak kaki mereka menapak bumi
Di atas rerumputan
Bumi dapat sedekat itu

Pada permainan lompat getah
Melompatlah
Tertawalah
Langit sudah mengemasi warnanya
Ditarik warnanya menuju gelap, menuju malam
Anak-anak pun pelan-pelan menghentikan permainan
Bersiap pulang, berpisah jalan
Menuju rumah masing-masing dengan kenang-kenangan di saku memori