Tips Mendampingi Anak Membaca
Arifin
Membaca dapat menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi anak. Dalam hal ini orang tua dapat ambil bagian mendampingi anak membaca. Apa saja yang dapat dilakukan?
Orang tua dapat mendorong anak menghubungkan cerita dengan kehidupan sehari-hari. Hal tersebut untuk menjadikan apa yang dibaca relevan, kontekstual, serta dekat kok dengan kehidupan keseharian. Dari cerita yang ada, carilah kaitan dengan kehidupan keseharian yang diketahuinya.

Orang tua juga dapat memberi waktu anak untuk berpikir. Bila di buku yang dibacanya terdapat pertanyaan, tahan diri dari segera bantu anak menjawab. Berikan kesempatan anak untuk mencerna pertanyaan serta memikirkan jawabannya. Hal tersebut melatih kemandirian berpikir. Kalau pun jawaban anak kurang tepat, luruskan dengan perlahan dan tenang. Hal ini bukan sekadar pertanyaan yang memerlukan jawab, namun mengasah kemampuan berpikir anak.
Orang tua yang mendampingi juga dapat menjadikan membaca interaktif. Tunjukkan semangat, penghayatan, kegembiraan terhadap kegiatan membaca.
Orang tua juga dapat mengajak anak berdiskusi setelah membaca. Dengan begitu anak dapat merefleksikan isi cerita serta mencoba membuat hubungan dengan pengalaman mereka sendiri di kehidupan sehari-hari.
Setelah membaca, orang tua dapat mengajukan pertanyaan sebagai berikut:
>> Bagian mana yang paling kamu suka? Mengapa?
>> Menurutmu, si tokoh (sebutkan) belajar apa dari kejadian itu?
>> Bayangkan jika cerita ini memiliki akhir yang berbeda? Coba buat versi barumu!
Nuansa interaksi serta diskusi dengan anak juga dapat dengan memberikan pertanyaan terbuka. Dengan begitu anak dapat mengolah kembali apa yang dicerna dari bacaannya, serta membahasakan dengan diksi dan pemikirannya.
Orang tua dapat mendengarkan dengan sungguh apa yang dikatakan anak, untuk kemudian merespons balik. Hal tersebut menghadirkan perasaan anak didengarkan, di samping itu anak pun jadi terbiasa aktif dalam kegiatan membaca.