Ketika Bertemu Masalah, Apa Yang Dapat Dilakukan?

March 24, 2025
Tips

Arifin

Masalah merupakan hal yang terjadi dalam kehidupan manusia. Meski begitu, kerap kita tak kunjung terampil menghadapi masalah. Di antaranya mengenai menyikapi masalah.

Bisa jadi masih ada perasaan naif bahwa segala sesuatu dapat lancar, mulus, tanpa masalah sama sekali. Namun, lazimnya masalah dapat muncul, baik yang terprediksi, maupun tidak terprediksi. Maka salah satu mitigasi risiko yang dapat dilakukan yakni memperkirakan masalah apa saja yang dapat muncul. Dengan begitu dapat dilakukan antisipasi.

Keterampilan menghadapi masalah juga bisa hadir ketika secara proporsional melihatnya. Kerap masalah dibesar-besarkan atau di kutub sebaliknya diremehkan. Salah satu cara yang dapat ditempuh yakni dengan menuliskan masalah-masalah yang ada. Dengan memvisualisasikannya akan tergambar mengenai tantangan yang ada.

Mengidentifikasi masalah merupakan upaya yang dapat dilakukan. Hal ini juga agar runtut metode berpikir dan bertindaknya. Pikiran dan tindakan yang dilakukan merupakan solusi dari masalah yang ada.

Masalah dapat tetap menjadi masalah ketika tak kunjung dilakukan tindakan. Jika hanya sekadar dibicarakan, diperbincangkan, namun tanpa langkah berarti kemudian. Memang tak semudah itu untuk bertindak, mengupayakan solusi, namun bisa dicoba dengan memulai serta apa yang bisa diri lakukan.

Berfokus pada solusi serta apa yang dapat diri lakukan. Dengan begitu seperti filosofi Stoik, perihal apa yang dapat kita kendalikan.

Masalah yang ada juga mengajarkan untuk menerima keadaan. Bahwa apa yang direncanakan dengan baik, dilakukan dengan sungguh, disertai dalam doa, masih dapat menemui kendala, kegagalan, serta sejumlah masalah. Yang dapat diupayakan terus yakni melakukan repetisi sejumlah kebiasaan baik tersebut: merencanakan, melakukan, tawakal, melakukan evaluasi. Perihal hasil dan permasalahan, terkadang ada hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Perihal masalah juga mengajarkan kita untuk memiliki ragam cara, varian solusi. Dengan aneka jurus tersebut, harapannya masalah dapat lebih terampil dihadapi ketika hadir. Ambil contoh dengan penulis yang mengalami masalah writer’s block, ragam solusi yang dapat dilakukan seperti:

>> Menulis secara bebas apa pun yang sedang dipikirkan tanpa memperhatikan aturan-aturan penulisan

>> Membaca buku

>> Mencari suasana baru

>> Membuat outline atau draft terlebih dahulu secara garis besar topik yang ingin ditulis

>> Beristirahat

>> Beralih pada kegiatan lain untuk mengalihkan kejenuhan dan membuat pikiran kembali fresh

>> Memperkaya referensi

>> Menyiapkan dan menemukan waktu terbaik dan tempat ternyaman untuk menulis

>> De-cluttering dan melakukan pekerjaan rumah tangga

>> Menonton film atau series

Dengan ragam solusi tersebut, memungkinkan varian jawaban ketika masalah datang. Hal tersebut juga dapat direplikasi pada berbagai bidang. Berusahalah menemukan berbagai opsi solusi.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd