Sudah Cukup Bersihkah Kuas Makeup Anda?

March 27, 2025
Kecantikan

Arifin

Membersihkan kuas atau aplikator riasan merupakan salah satu rutinitas kecantikan yang penting namun tidak banyak orang yang rutin melakukannya.

Kotoran yang menempel setiap hari dari kuas makeup bisa menyebabkan jerawat, penyumbatan, dan iritasi kulit. Hal yang sama juga berlaku untuk sponge kecantikan yang bisa membuat kulit kerap mengalami ruam dan bintik.

Kuas kotor akan menyimpan tungau yang dapat tinggal di pangkal bulu mata dan bulu hidung, hidup dari sel-sel kulit lama dan sebum. Mereka umumnya dianggap tidak berbahaya, tetapi mungkin terlibat dalam jerawat.

Spons yang kenyal bisa menampung kotoran bahkan lebih daripada kuas dan harus dibersihkan secara teratur, serta diganti setiap tiga bulan. Berbagi aplikator riasan yang tidak bersih juga dapat menjadi penyebar virus dan bisa menyebabkan luka dingin dan konjungtivitis.

Bahkan dokter kulit mengungkapkan kotoran di kuas atau aplikator makeup bisa mempercepat penuaan. Tidak ada studi klinis yang mengonfirmasi hal ini, tetapi secara teori, kuas makeup yang kotor bisa menyebabkan kerusakan kolagen dan elastin serta stres oksidatif pada kulit akibat radikal bebas – yang semuanya merupakan faktor dalam penuaan dini pada kulit.

Selain itu, yang tidak terlihat oleh mata telanjang, yakni bakteri seperti staphylococcus, streptococcus, dan e-coli, serta jamur.

Bakteri dan jamur lebih menyukai kondisi basah daripada kering, jadi kuas alas bedak bisa mengumpulkan mikroorganisme lebih cepat daripada kuas bedak kering.

Rawat kuas untuk mengaplikasikan tekstur cair pada pencucian atau lap tambahan setidaknya dua hingga tiga kali seminggu, dibandingkan seminggu sekali untuk kuas bedak. Dan simpan kuas di tempat yang sejuk dan kering, sebaiknya di dalam tas tersendiri. Hindari kamar mandi yang hangat dan lembap, tempat bakteri akan berkumpul.

Kuas sintetis merupakan pilihan yang perawatannya mudah dibersihkan dan tahan lama dan kuas berkualitas baik bisa bertahan antara lima hingga 10 tahun.

Bulu sikat akan menjadi lemas dan tidak berguna jika tidak dicuci. Saat minyak menumpuk, bulu sikat tidak dapat menyatu sehingga riasan tampak tidak merata.

Disarankan untuk mencuci kuas dengan tangan menggunakan sabun antibakteri atau sampo bayi, pastikan membilas kuas sampai tidak ada sabun. Keringkan dengan baik agar tidak menimbulkan bau dan jamur.

Sumber: Glamour UK, Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd