Maaf Menjadi Kata Kerja

March 27, 2025
Puisi

Arifin

Kata-kata membungkus dirinya sendiri

Berjalan, beredar, mengetuk pintu-pintu

Adakah maaf menjadi paket yang kau tunggu?

            Hari Raya, putih di mana-mana

            Sediakah untuk memaafkan?

            Sediakah untuk meminta maaf?

Maaf dapat menjadi kata yang ringan

Di sisi lain, dapat menjadi kata yang rumit

Tertimbun waktu dan peristiwa

Beberapa hal sukar untuk menemui jembatan bernama maaf

Tembok-tembok tinggi yang masih ada, melewati musim, purnama, gerhana

            Adalah waktu pula, dan maaf yang belum terucap

            Untuk mereka yang telah berangkat ke Negeri Seberang

            Ke manakah kata maaf ini harus dialamatkan?

Hidup dengan rasa bersalah

Menggedor-gedor

Gemanya masih terasa

            Tapi, untuk yang hidup, hidup harus terus berjalan

            Menjalani hidup karena memang hidup belum habis dijalani

            Menjalani hidup dengan kebaikan, manfaat dari kanal-kanal waktu yang ada

            dari kanal-kanal waktu yang tersisa

Dan jangan lupakan untuk becermin

Melihat diri sendiri

Memaafkan diri sendiri

Yang telah berupaya dengan daya yang ada

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd