Para Pencerita Bertukar Isi Rantang
Arifin
Musim perayaan adalah titik temu
Setelah kelana ke sana-sini
Masing-masing dengan koper & kesibukannya
Sini kini, berada di meja bundar, dalam kebersamaan
Para pencerita bertukar isi rantang
Dari mana makanan ini berasal
Bagaimana cara membuatnya
Sejarah kuliner ini
Mengapa isi rantang berisi kuliner tersebut

Di antara aroma harum makanan, ada jejak perjalanan
Lapis pengalaman
Para pencerita yang telah bersimpang jalan
Terpencar sekian lama
Merasakan detak klop koordinat di angkasa
Ketika bimbang, para pencerita melihat langit
Bertanya
Mengadu
Bercerita
Berusaha menemukan, menerka jawaban
Membaca pertanda, menakar sinyal-sinyal
Cicipi makanan ini
Cicipi makanan itu
Saling cicip apa yang ada di rantang
Kata-kata masih panjang
Waktu menggelar alasnya
Bukankah manusia adalah makhluk pencerita?
Dari hal-hal penting dan tidak penting
Dari hal-hal genting, hingga kuping terlontar ke ulang-alik waktu
Waktu, seperti naga melingkar di simbol Ouroboros
Menemukan dirinya sendiri
Dan cerita masih mengalir, bertaut, sahut-menyahut