Tips Memperbaiki Pola Tidur Setelah Libur Hari Raya
Arifin
Adakah Anda pola tidurnya berubah selama libur Hari Raya Aidilfitri? Maka perlu memulihkan kebiasaan tidur tersebut, demi optimalnya kembali pada rutinitas kerja atau sekolah.
Pemulihan pola tidur sebaiknya dilakukan secara bertahap. Hal tersebut untuk mencegah munculnya rasa tegang, yang dapat menimbulkan kesulitan tidur.

Untuk mengembalikan pola tidur sebenarnya tidak terlalu sulit, seperti biasa saja, tidurnya jam berapa, biasa tidur jam 21.00 misalnya, selama Ramadan tidur jam 22.00, dikembalikan saja sedikit-sedikit.
Sebenarnya seperti jet lag, satu jam perbedaan waktu tidur akan membutuhkan satu hari. Waktu satu hari untuk kembali ke pola seperti biasa. Jadi, bila ada perbedaan tiga jam ya perlu tiga hari, ada perbedaan enam jam perlu enam hari.
Orang yang berupaya memulihkan pola tidur sebaiknya menghindari makanan dan minuman berkafein, yang bisa menimbulkan gangguan tidur.
Memang semasa liburan orang cenderung mulai tidur lebih larut dan bangun lebih siang. Hal tersebut bisa mengganggu ritme sirkadian alami.
Akibatnya, setelah liburan perlu mengembalikan pola tidur, karena tubuh dan pikiran perlu waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas sehari-hari.
Untuk memulihkan pola tidur setelah liburan, tetapkan jadwal waktu tidur, termasuk pada akhir pekan, serta membatasi konsumsi makanan dan minuman berkafein.
Perlu pula menghadirkan lingkungan tidur yang nyaman, seperti mengupayakan kamar tidur gelap, sejuk, dan tenang agar dapat tidur nyenyak pada malam hari.
Kemudian pertimbangkan untuk melakukan meditasi, journaling, membaca buku sebelum tidur untuk mengurangi stres dan menenangkan pikiran.
Sumber: Antara