Manfaat Membersamai Anak Bagi Orang Tua
Arifin
Membersamai anak, tak sekadar berfaedah untuk ananda, melainkan juga bagi orang tua. Maka kelola waktu harian agar memiliki kesempatan membersamai anak.
Membersamai anak dapat menjadi cara untuk terhubung dengan buah hati. Untuk menyampaikan pesan, nilai, keinginan, bila orang tua dan anak telah terbiasa terhubung akan lebih mudah. Tentu akan lebih rumit, sulit, bila mengoreksi anak, namun tak terbiasa membersamai serta terhubung dengan cahaya mata.

Membersamai anak dapat dengan turut terlibat dalam kegiatan yang dilakukannya ataupun melakukan pengamatan terhadap anak. Mindful dalam membersamai anak merupakan kunci.
Membersamai anak juga dapat menjadi relaksasi bagi orang tua. Ikut serta bermain ataupun melihat anak bermain. Bagaimana waktu-waktu yang dilalui dalam kebersamaan dapat menjadi quality time.
Membersamai anak dapat menjadi jeda bagi orang tua. Dari berbagai perkara pekerjaan, tuntutan hidup, dan sebagainya, menjadi memfokuskan diri masuk dalam alam pikiran anak. Ikut serta dalam permainan yang menyertakan aktivitas fisik misalnya, bisa menjadi sesi olahraga tipis-tipis.
Bertekun bersama anak dalam aktivitas mereka juga dapat menjadi jeda. Seperti menikmati menggambar, mewarnai, membuat puzzle, dan sebagainya.
Membersamai anak juga merupakan komitmen sebagai keluarga inti, sebagai tim. Hal tersebut pun bermanfaat untuk membiasakan berdialog, berdiskusi, serta musyawarah mufakat dalam mencari solusi dalam berbagai masalah keluarga yang ada (tentu sesuai dengan kapasitas anak).
Orang tua juga dapat belajar hal-hal mendasar, hal-hal yang selaiknya dilakukan, serta sebaiknya tidak dilakukan. Anak dapat menjadi pengingat akan perilaku, ucapan. Nilai-nilai perilaku yang dipelajari anak di sekolah misalnya, akan coba diingatkan anak pada para orang tuanya. Sebut saja perihal posisi makan-minum, membaca doa, posisi duduk, dan sebagainya.
Membersamai anak juga dapat menjadi pijar inspirasi. Seperti ikut menyaksikan tayangan untuk anak. Bagaimana pesan sederhana dapat dikemas menjadi cerita yang menarik serta mampu dicerna oleh anak. Pendekatan kreatif tersebut dapat menjadi inspirasi untuk berkarya bagi orang tua.