Tips Untuk Menghindarkan Anak Dari Malnutrisi Dan Obesitas
Arifin
Gaya hidup yang tidak sehat beserta kurangnya nutrisi penting dalam makanan sehari-hari bisa membuat anak lebih rentan terhadap masalah kesehatan seperti obesitas dan malnutrisi.
Obesitas bisa meningkatkan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, hingga masalah kesehatan jantung. Malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kerentanan terhadap infeksi dan serangan penyakit.
Penting bagi orang tua untuk memperhatikan tumbuh kembang anak dalam upaya mencegah terjadinya obesitas dan malnutrisi.

Setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri, tetapi mereka harus mengikuti pola yang sehat. Bila tinggi dan berat anak tidak sesuai dengan kelompok usianya, maka itu dapat menjadi tanda kondisi kesehatan yang mendasarinya seperti obesitas atau kekurangan gizi.
Orang tua perlu secara teratur memeriksa tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh anak agar bisa mendeteksi penyimpangan dari pola pertumbuhan yang sehat.
Penting bagi orang tua mengupayakan pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, tidak hanya fokus pada seberapa banyak anak makan. Bahkan anak yang makan banyak bisa mengalami kekurangan nutrisi karena pilihan makanan yang buruk, yang mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan yang buruk.
Guna menghindarkan anak dari obesitas dan kekurangan gizi, orang tua perlu mengupayakan penerapan pola makan sehat dengan kandungan nutrisi seimbang, mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Orang tua sebaiknya membatasi konsumsi makanan olahan serta makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi yang bisa meningkatkan risiko obesitas.
Sebaiknya menghindari penggunaan makanan sebagai bentuk hadiah atau hukuman bagi anak, karena seiring waktu hal itu bisa menimbulkan kebiasaan makan yang emosional atau membuat mereka mencoba menggunakan makanan untuk mengatasi stres.
Selain itu, perlu mendorong anak untuk melakukan berbagai aktivitas fisik di luar ruangan agar tubuhnya bugar.
Pastikan anak cukup tidur, karena hal itu bisa memengaruhi nafsu makan dan metabolisme mereka.
Sumber: Hindustan Times, Antara