Di Beranda, Waktu Terus Berdetak
Arifin

Adalah waktu yang membungkus kata-kata
Menjadikannya tunas untuk berkembang
Atau musnah, bersama yang terserap tanah
Di beranda, kita menatap daun-daun gugur
Bumi, gravitasinya, daun yang telah waktunya tiba
Memenuhi lingkaran siklusnya
Cinta, seperti kata-kata lainnya diuji waktu
Ditempa masa
Akankah beradaptasi? Berevolusi? Survive? Bertumbuh? Bara beserta hangatnya?
Di beranda, waktu terus berdetak
Bersama detik di arloji
Atau warna langit penandanya
Kita diingatkan tentang sementara
Alfa yang akan menemui Omega
A yang akan menemui Z
Alif yang akan menemui Ya
Tanpa kita tahu berapa banyak lagi waktu yang tersisa
Foto di genggaman
Garis di wajah
Lalu, dari balik jendela tingkap, waktu berkeras untuk bergerak
Yang fana
Yang sementara
Merayakan fana
Merayakan sementara
Mencerna suka, duka yang sementara ini
Hiduplah, dengan sebenar-benar hidup!