Di Beranda, Waktu Terus Berdetak

April 28, 2025
Puisi

Arifin

Adalah waktu yang membungkus kata-kata

Menjadikannya tunas untuk berkembang

Atau musnah, bersama yang terserap tanah

            Di beranda, kita menatap daun-daun gugur

            Bumi, gravitasinya, daun yang telah waktunya tiba

            Memenuhi lingkaran siklusnya

Cinta, seperti kata-kata lainnya diuji waktu

Ditempa masa

Akankah beradaptasi? Berevolusi? Survive? Bertumbuh? Bara beserta hangatnya?

            Di beranda, waktu terus berdetak

            Bersama detik di arloji

            Atau warna langit penandanya

            Kita diingatkan tentang sementara

            Alfa yang akan menemui Omega

            A yang akan menemui Z

            Alif yang akan menemui Ya

            Tanpa kita tahu berapa banyak lagi waktu yang tersisa

Foto di genggaman

Garis di wajah

Lalu, dari balik jendela tingkap, waktu berkeras untuk bergerak

            Yang fana

            Yang sementara

            Merayakan fana

            Merayakan sementara

            Mencerna suka, duka yang sementara ini

            Hiduplah, dengan sebenar-benar hidup!

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd