Membiasakan Anak Mengambil Keputusan Sendiri

April 29, 2025
fakta menarik

Arifin

Hidup merupakan rangkaian pilihan demi pilihan. Ayah-bunda, membekali anak untuk terbiasa mengambil keputusan merupakan sesuatu yang penting dan perlu bagi mereka kini dan nanti.

Berikan ruang yang aman bagi anak untuk mengambil keputusan sendiri. Sepanjang keputusan anak tidak salah banget, maka biarkan anak mengambil keputusan. Kalaupun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, besarkan hati anak serta tidak menyalahkan, menyudutkan anak. Menyalahkan serta menyudutkan, bisa menumpulkan daya keputusan dari anak, sehingga anak enggan untuk memutuskan sendiri pada kesempatan lain.

Orang tua juga dapat membesarkan hati anak dengan memberikan contoh bahwa ayah-bunda pun pernah salah, keliru dalam memutuskan. Hal itu bisa terjadi karena informasi yang belum lengkap, salah memilih opsi tindakan, dan sebagainya. Penting, agar jangan sampai membuat anak takut memutuskan, takut salah.

Memberikan kesempatan kepada anak untuk memutuskan sendiri juga mengajarnya untuk berpikir sistematis, menimbang berbagai opsi. Pengambilan keputusan merupakan keterampilan yang dapat diasah dengan melakukannya. Seperti otot yang terlatih karena digunakan terus-menerus.

Anak pun akan belajar dari keputusan-keputusan yang pernah dibuatnya. Di samping itu, ketika anak membuat keputusan untuk dirinya, maka ada konsekuensi serta tanggung jawab yang menyertai.

Apa saja contoh mengambil keputusan sendiri bagi anak? Misalnya, anak ketika vakansi dapat memilih mainan mana yang akan dibawanya. Contoh lainnya yakni terkait makanan yang hendak dikonsumsinya.

Berikan pemahaman mengenai konsekuensi serta tanggung jawab terhadap keputusan yang dibuat sendiri oleh anak. Pada sisi orang tua, perlu untuk menimbang hal-hal yang dapat diputuskan oleh anak sendiri. Bayangkan pula kehidupan anak nantinya, di mana mereka akan mengambil keputusan demi keputusan dalam hidupnya.

Orang tua yang terlalu banyak mengambil alih keputusan, memutuskan segala sesuatu untuk anak, dapat menumpulkan keterampilan anak untuk memutuskan. Anak jadinya terbiasa apa-apa diputuskan oleh orang tuanya. Padahal kemandirian, keberanian mengambil keputusan merupakan bekal berharga bagi anak.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd