Memetik Makna Pindah Rumah Dari Film Ghibli

May 7, 2025
fakta menarik

Arifin

Beberapa hari terakhir saya melakukan maratonton (binge-watching) film-film keluaran studio Ghibli. Dengan binge-watching merupakan kesempatan untuk melihat pola serta benang merah yang sama dari sesuatu. Hal itu menurut hemat saya terdapat pada Spirited Away dan My Neighbor Totoro.

Kedua film tersebut memiliki benang merah, karakter utamanya berpindah tempat tinggal. Adakah Anda memiliki pengalaman berpindah rumah? Bila ya, bisa jadi terpaut dan relate dengan apa yang dirasakan oleh para karakter di kisah-kisah Ghibli tersebut.

Berpindah tempat tinggal berarti bersiap dengan sejumlah kerepotan memindahkan barang dari rumah lama ke rumah baru. Simaklah bagaimana padatnya isian kendaraan yang membawa keluarga Mei, pun masih berlanjut kemudian menata menempatkan barang-barang tersebut di rumah yang baru.

Berpindah tempat tinggal berarti bersiap dengan lingkungan baru. Hal itu seperti sekolah, lingkar pergaulan, kontur alam, dan sebagainya. Pada film Spirited Away dan My Neighbor Totoro, suasana asri, hijau, turut mewarnai pada lingkungan tempat tinggal yang baru.

Pada film My Neighbor Totoro, relasi manusia dengan alam tempat tinggal diperlihatkan. Seperti menanam pohon, pohon dan manusia yang bersahabat, serta Satsuki dan Mei yang bermain di alam. Perpindahan rumah memang dapat menawarkan perspektif yang lain, di antaranya kesempatan untuk lebih dekat dengan alam.

Pada film keluaran tahun 1988 tersebut, Satsuki dan Mei mendapatkan teman baru yang merupakan tetangganya yakni Kanta. Di samping itu nenek Kanta turut membantu bersih-bersih rumah dan menjaga Mei. Berpindah rumah tentu harapannya mendapatkan lingkungan sosial yang dapat tolong menolong serta saling menjaga.

Dari Kanta yang meminjamkan payung ketika hujan kepada Satsuki dan Mei. Ataupun warga desa yang guyub mencari Mei yang menghilang. Kebaikan-kebaikan semacam itu mungkin pula yang ada dalam core memory Anda dari petualangan tempat tinggal yang pernah atau sedang ditempati kini.

Rumah yang baru, maka sejumlah adaptasi pun dilakukan. Mungkin saja ada ketidaknyamanan pada awal-awal. Belum lagi kemungkinan label tertentu (seperti rumah hantu pada tempat tinggal keluarga Mei). Namun, bersama keluarga mencari cara untuk menjadikan rumah menjadi tempat yang nyaman ditempati dan sejumlah adaptasi dengan keadaan-keadaan yang melingkupi rumah beserta lingkungannya.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd