Menulis Adalah Caranya Untuk Mengingat
Arifin
Ia suka menulis
Ia suka mengingat
Menulis adalah caranya untuk mengingat
Apa-apa yang dibacanya
Yang terlintas di pikirannya
Serakan informasi di mana ia merasa menemukan jembatan imajiner penghubungnya

Membaca, membaca, membaca
Lalu, meluaplah kata-kata
Yang dirasa perlu untuk dialirkan & dituturkan
Kelana, pengalaman tubuh & pikirannya
Beralih wahana menjadi aksara-aksara yang bicara, menyapa pikiran & jiwa
Di kepalanya, riuh
Menulis membantunya mengurai
Menenangkan pikiran yang berlapis, bertumpuk
Ia masih suka menulis dengan pena
Kata-kata yang dicoret
Disingkirkan dari barisan
Sesekali ia menggambar, memenuhi ruang yang masih rumpang di kertas
Ia masih suka menggunakan mesin tik
Membantunya fokus memerah kata
Menjaga stamina fisik kala mencipta
Ia terkadang tertidur ketika menulis
Kala kuldesak dengan ide yang tak kunjung terjahit
Di tidurnya, ia dapat bermimpi acak
Atau tentang semesta cerita yang tengah dirajutnya
Ia juga suka bengong-bengong
Membiarkan pikiran mengalir
Menulis bisa sesederhana
& serumit itu
Bisa sekali jadi, sekali duduk
Bisa berkali-kali, dengan rentang waktu panjang, membentang
Seperti ingatan yang mengambil napas dalam-dalam
Menyelami kata-kata