Kota Yang Tertangkap Kata
Arifin
Yang berkeliaran di kota dan tertangkap oleh kata
Kata-kata mencoba mendeskripsikan
Mengimbuhi warna
Pada sebuah kota
Kau mencari nadi, denyut kehidupannya
Tempat manusia bertemu
Bertamu; menimang, menimbang kata-kata
Bertukar bacaan
Bertukar obrolan
Berbagi imajinasi
Menguras lapis-lapis ide di kepala

Yang berkeliaran di kota dan tertangkap olah kata
Mengamati dengan sungguh
Pada langit yang berubah warna
Pada cahaya alami hingga lampu-lampu yang mulai dinyalakan
Pertukaran cahaya, ada yang mengemasi lelahnya, ada yang baru memulainya
Repetisi, agregat umur, adakah semakin takut bermimpi, berimajinasi?
Kembali ke putaran yang itu lagi
Tapi, di repetisi itu, ada detail-detail kecil yang perlu dinikmati
Cahaya matahari di sela-sela daun
Teh yang mengepul
Ia membawa pena dan buku catatan di saku
Menulis apa yang terlintas, terpikirkan, teramati
Mengamati kota dalam kata adalah becermin, membawa cermin
Mawas diri
Pada bangunan-bangunan itu ada kita
Kata yang berubah bentuk
Kata yang kukuh
Kata yang berjalan beriringan dengan karsa