Bagaimana Kenangan Disimpan Dalam Kisah Fiksi?
Arifin
Pada kisah fiksi terdapat sejumlah cara memperlakukan kenangan. Sebut saja pada kisah Harry Potter, terdapat pensieve, buku diari sihir, serta mantra menghapus kenangan.
Pensieve merupakan sebuah mangkuk batu (atau logam) dangkal yang diukir dengan rune dan simbol-simbol, yang merupakan alat ajaib yang digunakan untuk menyimpan dan meninjau kembali kenangan. Dalam seri Harry Potter, pensieve digunakan oleh para penyihir tingkat lanjut, untuk memilah dan melihat ingatan mereka sendiri, atau ingatan orang lain.

Ingatan yang sudah ditarik ke dalam pensieve bisa dilihat oleh orang lain dengan memasukkan kepala mereka ke dalam mangkuk tersebut dan melihat uap keperakan tersebut. Harry Potter merupakan sosok yang melihat ingatan orang lain, seperti ingatan Dumbledore, Snape.
Pensieve memungkinkan pengguna untuk memilah dan melihat detail ingatan dengan lebih jelas, membantu dalam memahami dan menganalisis peristiwa yang terjadi. Melihat kenangan melalui pensieve membuat lebih paham tentang latar tindakan dari Snape serta membantu mengungkap Barty Crouch Jr.
Benda sihir berikutnya yakni buku diari sihir. Ginny Weasley menuliskan pikiran, perasaan, kenangannya, pada buku tersebut. Seolah memiliki teman yang membalas segala curahan hati tersebut. Buku diari tersebut ternyata salah satu horcrux yang terkait dengan Voldemort.
Sementara itu pada film “Harry Potter and the Deathly Hallows” terdapat perasaan haru, ketika Hermione merapalkan mantra Obliviate kepada orang tuanya. Alhasil bapak dan ibunya dihapuskan ingatan pernah memiliki anak bernama Hermione Granger. Hal tersebut dilakukan agar orang tua Hermione dapat aman dari incaran para Pelahap Maut.
Hal yang mirip sensasinya, terjadi di ujung film “Spider-Man: No Way Home”, kala Doctor Strange merapalkan mantra agar tidak ada yang mengingat Peter Parker sama sekali. Momen haru tentu muncul karena bahkan lingkar terdekatnya yakni MJ dan Ned pun pupus ingatan mengenai Peter Parker, pun begitu dengan memori-memori yang mereka jalani bersama.