Setelah Lampu Padam
Arifin
Setelah lampu padam, adakah kau terlelap?
Ponsel yang masih memancarkan cahaya
Pikiran yang masih berkelana
Setelah lampu padam, ponselmu masih menyala
Serial favoritmu
Bisa kali 1 episode lagi
Waktu pun tergulung hingga jauh
Setelah lampu padam, malah ide, narasi meletup-letup di kepalamu
Terlampau larut kau membuat kopi

Setelah lampu padam, atapmu bintang-bintang
Seperti permadani di angkasa
Menerbangkan imajinasi dengan kayuhan sepeda
Setelah lampu padam, bukan karena dipadamkan, tapi biarpet
Kau cari lilin dan kemudian memainkan permainan bayangan bersama
Saling bercerita
Saling kartukar imajinasi
Kita merangkul keadaan, menyiasatinya dengan tawa dan kisah-kisah dari kepala
Setelah lampu padam di sini
Di sana menyala senyala-nyalanya
Kota ini tak kunjung tidur
Kota ini tak kunjung padam
Senantiasa berputar
Senantiasa bertukar
Siapa giliran bekerja
Siapa giliran memejamkan mata
Tempat-tempat yang hidup, kala di tempat lain lampu telah reda cahayanya
Sebelum lampu padam, rupa-rupa persiapan dilakukan
Journaling, membaca buku, menenangkan diri
Dengan asa, lampu yang padam, tak lama tidur pun tiba
Setelah lampu padam, telah tepatkah kata yang kau tanam & siram ke pikiran & jiwa sebelum-sebelumnya?