Menghadirkan Pemahaman Dalam Sekejap
Arifin
Rentang perhatian di masa kini diyakini semakin singkat. Berbagai konten silih berganti berusaha menarik perhatian. Orang dengan segera dapat beralih, bergeser dari satu konten ke konten lainnya.
Maka, menghadirkan pemahaman dalam sekejap dapat menyambut rentang perhatian yang diyakini semakin singkat tersebut. Sesungguhnya, menghadirkan pemahaman dalam sekejap, telah disadari sejak dulu. Hal tersebut di antaranya dapat dijumpai pada berita. Berita biasanya dibuat dengan struktur piramida terbalik (inverted pyramid). Struktur tersebut membuat informasi terpenting dimuat lebih awal. Tingkat kepentingan informasi dalam berita selanjutnya menurun seiring dengan peningkatan urutan paragraf.

Pada teras (lead) berita berisi informasi terpenting, terdiri dari 1-2 paragraf pendek, serta memuat 5W1H (what, who, where, when, why, how). Dengan membaca lead saja, maka sesungguhnya seseorang dapat memahami konteks berita dalam sekejap.
Menghadirkan pemahaman dalam sekejap juga identik dengan hal yang Anda jumpai dalam keseharian. Misalnya, papan iklan di jalan tol, di mana pesan harus dapat dipahami dalam sekejap.
Lalu, ada juga setrip komik (comic strip), contoh yang bagus untuk keringkasan: Cukup satu panel untuk menyampaikan cerita sekaligus mengundang senyum.
Menghadirkan pemahaman dalam sekejap juga bisa ditempuh dengan infografik. Bagaimana informasi dipadatkan, diberikan gambar maupun simbol yang merangkum makna yang ingin disampaikan.
Menghadirkan pemahaman dalam sekejap juga dapat disebabkan waktu paparan yang terbatas. Raditya Dika dalam kelas menulisnya pernah mengungkap untuk membuat ikhtisar dari karya secara pendek.
Sependek apa? Sependek waktu ketika menjelaskan kepada seseorang saat menaiki lift. Raditya menjelaskannya dengan contoh, ketika ia “menjual” ide naskah film Hangout dilakukan dalam pembicaraan di lift.