Pentingnya Anak Bermain Di Luar Ruang
Arifin
Bermain di luar ruang, serta di luar rumah, merupakan kesempatan bagi anak untuk memiliki pengalaman di dunia nyata. Bermain di luar, dapat jadi kesempatan bagi anak untuk mesra dengan alam.
Bagi mereka yang tinggal di kota, mesra dengan alam, bisa diupayakan misalnya dengan memiliki tanaman. Dari tanaman tersebut, anak dapat belajar mengamati tentang tumbuhnya, siklus, binatang yang dapat datang karena tanaman, dan sebagainya. Berikan kelonggaran untuk anak bereksplorasi, sepanjang masih dalam pemantauan, pengamatan orang tua. Anak dapat mencari tahu dengan menggunakan panca indranya dari tanaman yang ada.

Opsi lainnya dengan mengajak anak ke taman. Di taman, berbagai flora dan fauna dapat menjadi pengamatan dari anak. Di samping itu kinestetik anak juga dapat diasah dengan ruang yang lebih luas tersebut. Anak dapat berlari, melompat, mengeksplorasi alam, serta menggunakan energinya. Dengan aktivitas fisik yang baik dapat terkait dengan nyenyaknya anak tidur.
Di taman, anak pun memungkinkan untuk melihat jauh. Berbagai panca indra dari anak pun dapat diasah, seperti mendengarkan suara daun, serangga. Ataupun melacak aroma yang ada di taman.
Mengajak anak bermain di luar rumah, juga dapat membiasakan anak bersosial. Area sekitar rumah dapat menjadi eksplorasi. Apa yang ditemui di perjalanan dapat menjadi bahan perbincangan bersama anak, serta bisa diamati dengan saksama.
Bermain di luar juga dapat berpengaruh pada jam biologis anak. Paparan sinar matahari membantu tubuh anak memproduksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur alami. Alhasil membantu optimalnya tidur anak.
Bermain di luar juga merupakan cara mengalihkan anak dari screen time yang terlalu kerap. Bermain di luar merupakan solusi alami. Di samping itu, anak dapat berkreativitas, berimajinasi, dengan apa yang ditemuinya di luar ruangan.