Cegah Stroke Dengan Menghindari Kebiasaan Tertentu

July 4, 2025
Kesihatan

Arifin

Stroke yang terkait dengan faktor gaya hidup dapat dikurangi dengan menghindari kebiasaan tertentu.

Kebiasaan yang bisa menyebabkan stroke dapat diubah, di antaranya dengan mengurangi kebiasaan makan larut malam karena bisa membahayakan kesehatan otak dan jantung.

Makan larut malam bisa mengganggu ritme sirkadian tubuh Anda dan berdampak negatif pada tekanan darah dan metabolisme.

Penelitian telah menemukan bahwa makan makanan terakhir setelah pukul 9 malam dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih tinggi dibandingkan dengan makan malam lebih awal. Peningkatan risiko serupa dikaitkan dengan makan sarapan terlambat, yang menunjukkan bahwa waktu makan pertama dan terakhir mungkin memainkan peran yang lebih besar dalam risiko stroke daripada yang diyakini sebelumnya.

Membiasakan makan lebih awal, baik di pagi hari maupun malam hari,bisa mendukung ritme alami tubuh Anda dan melindungi terhadap stroke.

Selain itu, menghabiskan terlalu banyak waktu bersantai di malam hari meningkatkan risiko stroke, terutama bila telah duduk dalam waktu lama di siang hari. Stroke dapat menyerang orang yang tidak aktif di bawah usia 60 tahun karena sedikit meluangkan waktu melakukan aktivitas.

Berjalan kaki selama 20 menit setelah makan malam bisa membantu pencernaan sekaligus mengoptimalkan kontrol gula darah, Ini bisa membantu mengurangi risiko pradiabetes, diabetes, tekanan darah tinggi, dan akhirnya penyakit jantung dan stroke.

Risiko stroke juga akan meningkat bila minum minuman alkohol atau segelas anggur sebelum tidur. Minuman penutup malam rutin dapat diganti dengan teh herbal atau mocktail untuk mengurangi peluang stroke.

Risiko stroke juga dapat meningkat karena kebiasaan begadang di malam hari atau tidur kurang dari lima jam per malam.

Karena terlalu sedikit dan terlalu banyak tidur bermasalah, mendapatkan delapan jam tidur setiap malam adalah tujuan yang baik. Menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten, bahkan di akhir pekan juga bisa membantu.

Sumber: Eating Well, Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd