Mengupayakan Pengalaman Multisensori Dalam Keseharian
Arifin
Pengalaman multisensori merupakan pengalaman yang melibatkan lebih dari satu indra. Pengalaman ini dapat melibatkan penglihatan, pendengaran, perabaan, penciuman, dan pengecapan. Dalam pembelajaran, pendekatan multisensori bisa meningkatkan daya ingat dan pemahaman.
Apa saja yang dapat dilakukan untuk mengupayakan pengalaman multisensori dalam keseharian? Salah satu caranya dengan mindful, berfokus, serta single task. Contoh sederhananya ketika makan, maka dapat menggunakan segenap panca indra guna menghadirkan pengalaman multisensori. Lihatlah makanan yang disantap, dengarkan suara ketika makanan dibuat, rasakan aroma masakan, serta lidah yang mengecap kuliner.

Perihal makan, bisa jadi pengalaman yang terlewat begitu saja. Bagi yang telah dewasa, makan bisa jadi dilakukan dengan kegiatan lainnya. Makan sembari bekerja, makan sembari menonton-bermain media sosial, dan sebagainya. Alhasil pengalaman multisensori jadinya meleset. Pada anak pun dapat serupa, ketika makan sembari menonton ataupun bermain gim. Alhasil segenap indra yang ada tidak optimal dalam pengalaman yang didapat.
Pengalaman multisensori yang dapat berfaedah untuk pembelajaran anak, di antaranya dengan mengajak anak ke taman. Di taman, berbagai indra dari anak dapat terstimulasi, serta berada dalam lingkungan yang aman. Mata yang dapat melihat berbagai flora dan fauna, pendengaran yang menyimak suara alam, menyentuh bumi tanpa alas kaki. Di samping itu, Anda pun dapat piknik di taman sembari menikmati kuliner.
Sementara itu, kerap terpapar multisensori juga dapat lebih melelahkan bagi diri. Misalnya dalam waktu lama terpapar media sosial, menonton — maka indra penglihatan, pendengaran pun akan senantiasa bekerja. Maka hendaknya mengatur diri ketika menonton, bermedia sosial, dengan begitu maka tenaga, fokus dari diri dapat lebih baik.
Menghadirkan pengalaman multisensori juga dapat diupayakan dengan membuatnya. Sebut saja dengan membuat konten di media sosial. Diperlukan keterampilan dalam membuat naskah, memerhatikan visual gambar yang muncul, serta musik yang sesuai. Elemen yang ada tersebut hendaknya saling menguatkan narasi, pesan yang ingin disampaikan.