Tiket Ke Kota Yang Belum Pernah Ku Dengar

July 25, 2025
Puisi

Arifin

Ia memberiku tiket

“Berangkatlah,” pesannya singkat

Aku mengernyitkan dahi, “Kota mana ini?” ujarku dalam hati

             Jalanan diselimuti hujan

             Malam telah tiba

             Ketika bus yang mengantarkanku berangkat

Aku tertidur dalam perjalanan

Hal-hal yang ku tinggalkan di belakang

             Perjalanan masih berlangsung

             Cemasku mulai tumbuh, bertunas

             Dari satu pikiran ke pikiran lainnya

             Membayangkan kemungkinan terburuk di kota yang tak ku kenali itu

“Kau perlu berangkat ke sana, untuk mengetahui titik butamu,” katamu padaku sebelum berangkat tadi

“Bagaimana jika aku tersesat?”

“Kehilangan arah,” tuturku beruntun

             “Kau perlu lebih lama menatap langit. Dan jawaban mungkin baru kau temui kemudian, bukan hari ini atau esok,” jawabmu berfilsafat

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd