Beberapa Mitos Tentang Protein, Benarkah?
Arifin
Beberapa mitos mengenai protein sering didengar di sekitar kita, bahkan mitos tersebut sulit sekali dibedakan dari fakta dan sekadar informasi yang tak jelas. Berikut sejumlah mitos mengenai protein yang sebaiknya diketahui.

Warga emas tak membutuhkan banyak protein
Faktanya, menjalani diet rendah protein bisa berdampak negatif pada kesehatan tulang dan masa otot lansia.
Masa otot berkurang seiring pertambahan usia serta tubuh tidak merespons protein secara efisien atau disebut sebagai resistensi anabolik.
Dengan demikian warga emas (lanjut usia) perlu mengonsumsi lebih banyak protein untuk mendapatkan manfaat yang sama. Studi menyebut bahwa individu berusia 65 tahun ke atas membutuhkan 1-1,3 gram protein per kilogram per hari untuk kesehatan dan fungsi fisik secara keseluruhan.
Wajib makan protein setelah olahraga
Mengonsumsi asupan protein tinggi setelah latihan mampu merangsang pertumbuhan otot, namun sebuah penelitian mengemukakan bahwa asupan protein secara keseluruhan merupakan yang terpenting.
Ahli menyarankan bahwa mengonsumsi protein yang lebih seimbang bisa dilakukan dengan membagi asupan protein antara sarapan, makan siang, dan camilan.
Kebutuhan protein hanya bisa didapatkan dari daging
Meskipun benar bahwa sebagian besar protein nabati merupakan sumber protein yang tidak lengkap karena kekurangan satu asam amino esensial, individu bisa memperoleh semua protein yang dibutuhkan dari sumber nabati.
Penelitian menunjukkan bahwa vegetarian dan vegan mungkin perlu mengonsumsi sekitar 20-40 persen lebih banyak protein nabati daripada protein hewani untuk menyamai kadar asam amino esensial yang dibutuhkan.
Bagi masyarakat yang menerapkan pola vegan atau vegetarian dapat memilih makanan berbahan dasar kedelai seperti tahu dan tempe.
Protein hanya untuk orang yang aktif
Meski orang yang aktif secara fisik memang membutuhkan lebih banyak protein daripada yang jarang bergerak, namun protein pada umumnya penting bagi semua kalangan termasuk yang tidak aktif bergerak.
Sebuah penelitian mengungkapkan orang dewasa sehat harus mengonsumsi sekitar 1-1,2 gram per kilogram protein per hari terlepas dari kebiasaan aktivitas fisik.
Sumber: Health, Antara