Melambat Dan Mendekat Dengan Alam Di Waroeng Kopi Klotok
Arifin
Destinasi wisata maupun jenis wisata yang dicari dalam konteks kekinian, menawarkan melambat dan mendekat dengan alam. Bagi mereka yang berjibaku di kota, telah lelah dengan segala kecepatan dan relasi dengan alam yang menjauh.
Maka hal itu di antaranya yang bisa Anda dapatkan ketika berkunjung ke Waroeng Kopi Klotok. Kami sekeluarga pernah beranjangsana ke Waroeng Kopi Klotok yang berada di Jalan Kaliurang Km.16 Kledokan, Pakembinangun, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Nuansa melambat dan mendekat dengan alam itu di antaranya dapat dirasakan dengan duduk di tikar dekat sawah, ataupun berada pada teras di Waroeng Kopi Klotok yang begitu bersahaja. Nuansa tempat dengan bangunan limasan kayu jati tersebut juga membuat pengunjung betah berlama-lama. Sungguh nyaman untuk berbincang-bincang dengan ditemani makanan dan pemandangan yang natural.
Berlatar gunung, sawah, ladang jagung, sensasi visual pun melambat dan mendekat dengan alam. Sembari menikmati kopi serta pisang goreng, kombinasi rasa yang pas, menambah mantap suasana.
Sesuai dengan namanya, Waroeng Kopi Klotok punya andalan kopi tubruk yang enak. Kopinya disajikan dengan gelas kaca kecil bertutup dengan tatakan, khas kopi tubruk Jawa. Diaduk dengan gula batu atau gula Jawa, rasanya sungguh berkesan. Hal ikonik lainnya adalah jejeran pisang kepok yang digantung di samping wajan penggorengan yang besar. Dari situlah awal mula perjalanan pisang goreng keriting yang begitu membuat kangen.
Anda pun bisa melihat dari dekat dapur – dimana kulinernya dimasak dengan tungku kayu bakar, serta aneka menu rumahan seperti lodeh terong, sayur asem, sayur lodeh, nasi megono, pucuk labu, telur dadar, tempe, jadah goreng, ikan pindang goreng, dan sebagainya.